Penilaian Kualitas Tanah Menggunakan Indeks Kualitas Tanah (Soil Quality Index/SQI) di Sekitar TPA Sukawinatan dan TPA Indralaya, Sumatera Selatan

Penulis

  • Leviana Universitas Sriwijaya
  • Sabaruddin Universitas Sriwijaya
  • Haya F Nabilah Universitas Sriwijaya
  • Tedy Satriadi Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.25077/jsolum.v23i1.327

Kata Kunci:

Indralaya, Palembang, Soil Quality, Solid Waste, Soil quality index

Abstrak

Pengelolaan sampah padat yang tidak memadai berkontribusi terhadap degradasi tanah melalui peningkatan keasaman, penurunan bahan organik, akumulasi logam berat, dan gangguan aktivitas mikroba tanah. Dampak ini umumnya diamati di sekitar lokasi TPA, terutama di daerah dengan produksi sampah yang tinggi. Studi ini bertujuan untuk menilai dan membandingkan Indeks Kualitas Tanah (SQI) dari dua area TPA yang mewakili karakteristik regional yang berbeda: TPA Sukawinatan di Kota Palembang dan TPA Indralaya di Kabupaten Ogan Ilir. Sampel tanah dikumpulkan pada jarak yang bervariasi dari tumpukan sampah, dan beberapa parameter kualitas tanah—bahan organik, total nitrogen, pH, fosfor tersedia, dan kadar air—dianalisis. SQI dihitung menggunakan metode integrasi berbobot untuk memberikan evaluasi keseluruhan kesehatan tanah di setiap lokasi. Hasil menunjukkan bahwa TPA Sukawinatan menunjukkan nilai SQI yang lebih rendah daripada TPA Indralaya, yang mengindikasikan degradasi tanah yang lebih parah karena volume sampah yang lebih besar dan intensitas operasional yang lebih tinggi. Peningkatan jarak dari tumpukan sampah meningkatkan kualitas tanah, meskipun pola pemulihan berbeda antara lokasi. Temuan ini menyoroti perlunya peningkatan praktik pengelolaan limbah dan pemantauan tanah secara rutin untuk mencegah degradasi lingkungan lebih lanjut. Studi ini memberikan wawasan penting untuk perumusan kebijakan terkait pengelolaan tempat pembuangan sampah, khususnya di daerah perkotaan dan pinggiran kota.

Diterbitkan

2026-01-23

Terbitan

Bagian

Articles