Analisis Spasial Sifat Fisiko-Kimia Tanah pada Lahan Terdampak Erupsi Marapi di Nagari Lasi Kabupaten Agam

Penulis

  • Yulnafatmawita Yulnafatmawita Universitas Andalas
  • Adrinal Adrinal Universitas Andalas
  • Aprisal Aprisal

DOI:

https://doi.org/10.25077/jsolum.v23i1.325

Kata Kunci:

kedalaman tanah, penggunaan lahan, sifat fisika tanah, sifat kimia tanah, bahan organik tanah

Abstrak

Sifat fisiko-kimia tanah sangat menentukan tingkat pertumbuhan, perkembangan, dan produksi

tanaman. Akan tetapi, sifat fisika dan kimia tanah sangat dinamis, berubah akibat baik manajemen

yang diberikan maupun fenomena alam yang terjadi, seperti erupsi gunung api. Penelitian ini

bertujuan untuk menganalisis sifat fisika-kimia tanah beberapa penggunaan lahan (Hutan, Kopi,

Cabai, dan sawah) pasca erupsi di Nagari Lasi. Sampel tanah utuh dan terganggu diambil pada

kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm. Hasil analisis diperoleh bahwa, secara umum, tidak ada

perbedaan yang nyata antara sifat fisika dan kimia tanah pada perbedaan penggunaan lahan dan

kedalaman. Tekstur tanah pada setiap penggunaan lahan bahkan kedalaman termasuk kelas lempung

berpasir-berdebu, dengan percentase liat yang sangat rendah (5-22%). Akan tetapi, nilai BV tanah

<0,80 Mg m-3 dan TRP termasuk sedang, laju permeabilitas (20-31 cm j-1) termasuk tinggi kecuali

pada lahan sawah (5,34cm j-1, dan indeks plastisitas rendah baik pada lapisan 0-30 cm (2,21-5,31 %)

maupun 30-60 cm (5,63-7,21 %). Nilai sifat kimia tanah hampir sama, khususnya pH (5,12-5,86)

dan total-N (0,13-0,41%) untuk kedua lapisan tanah di setiap penggunaan lahan, sedangkan ratio C/N

tanah lapisan 0-30 cm cendrung lebih rendah dari lapisan 30-60 cm.

Diterbitkan

2026-01-23

Terbitan

Bagian

Articles