PERUBAHAN HARA DAN MIKROORGANISME PADA ULTISOL AKIBAT KASCING YANG BERBEDA



DOI: https://doi.org/10.25077/js.2.2.%25p.2005

Oktanis Emalinda *  (urusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang)
Eti Farda Husin
Dina Puspita Rini

(*) Corresponding Author

Abstract


This research was conducted in Soil Drying Room at Faculty of Agriculture Andalas University. Analysed in Soil Biology, Soil Chemic and Plant test and Disease Laboratories from August 2006 to February 2007. Aim of this research is to know the effect of substrate of vermicompost on population of soil microorganism on Ultisol. This experiment were designed on Complete Randomized Block Design in three treatment and three replicate. The treatment were different substrate of vermicompost, consisted of : without vermicompost, 10 ton/ha vermicompost with rice strow substrate and, 10 ton/ha vermicompost with dust wood. The result was showed, that vermicompost with rice strow could increase the growth rate of microorganism 320,14 % of fungi and 123,3 % bacteri. Used that this vermicompost can also increase soil nutritions (0,22 %, variable P 0,7 %; K-dd 0,04 me/100 g, Ca-dd 0,13 me/100 g and Mg-dd 0,08 me/100.

Key word : vermicompost
Copyright (c)


Full Text:

PDF

References


Aderia.. 2005. Perkembangan populasi mikroorganisme tanah dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L) dengan penambahan kascing pada Ultisol. Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Padang. 69 halaman.

Anas, I. 1989. Petunjuk laboratorium biologi tanah dalam praktek. Pusat antar universitas bioteknologi Institut Pertanian Bogor. Bogor. 126 halaman.

Arif, M. 2004. Aplikasi kascing dan CMA pada Ultisol serta efeknya terhadap perkembangan mikroorganisme tanah dan hasil tanaman jagung semi (Zea mays L). Skripsi Fakultas Pertanian. Universitas Andalas. Padang. 61 halaman.

Damayani, M. 1994. Usaha perbaikan beberapa sifat kimia Ultisol serapan hara dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L meer) dengan pemberian kapur dan kascing. Tesis Universitas Padjadjaran. Bandung. 50 halaman.

Hakim, N. M.Y. Nyakpa, A.M. Lubis, S.G. Nugroho, A. Diha, G. B. Hong dan H.H.Bailey. 1986. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung. Lampung. 488 halaman.

Hanafiah, KA. 2005. Dasar-dasar Ilmu Tanah. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta. 360 halaman.

Hardjowigeno, S. 2003. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta. 286 halaman.

Husin, E.F. 1994. Biologi Tanah. Universitas Andalas. Padang. 151 halaman. Padang.

_________, A. Djulardi, T. Habazar dan Z. Zakir. 2000. Daur ulang sampah kota dengan pemanfaatan cacing tanah untuk menghasilkan pupuk biologis dan pakan ternak unggas. Laporan Proyek PSL Dikti. Jakarta. 57 halaman.

Mulat, T. 2003. Membuat dan Memanfaatkan Kascing Pupuk Organik Berkualitas. Agromedia Pustaka. Jakarta. 77 halaman.

Nyakpa, M.Y., A.M, Lubis, M.A Pulung, A.G. Amrah, A. Munawar, G.B.Hong, N. Hakim. 1988. Kesuburan Tanah. Universitas Lampung. Bandar Lampung. 258 halaman.

Palungkun, R. 1999. Sukses Beternak Cacing Tanah (Lumbricus rubellus). Penebar Swadaya. Jakarta. 87 halaman.

Putri, N.N. 2004. Pemanfaatan abu janjang kelapa sawit dan pupuk kandang pada Ultisol dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah (Arachis hypogea L)

Soepardi. 1983. Sifat dan Ciri Tanah. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 591 halaman.

Soepraptohardjo. 1976. Jenis Tanah di Indonesia. Lembaga Penelitian Tanah. Bigor. 177 halaman.

Supriyanto, A. 2001. Aplikasi Wastewater Sludge Untuk Pengomposan Serbuk Gergaji. http://www.mail.archive.com/zog-biotek@sinergy-forum.net/msg00182.html.

Sutanto, R. 2002. Penerapan Pertanian Organik Pemasyarakatan dan Pengembangannya. Kanisius. Yogyakarta. 219 halaman.


StatisticsArticle Metrics

This article has been read : 369 times
PDF file viewed/downloaded : 2 times

Copyright (c)



ISSN: 2356-0835